Online Personalia
Dari Wajah Sampai Karakter, Inilah Perbedaan Seseorang Saat di Dunia Maya dan Dunia Nyata
Begitu pesatnya
perkembangan teknologi, membuat kini teknologi bisa menyentuh semua lapisan
masyarakat. Hampir setiap orang kini merasakan dampak dari kemajuan teknologi,
sebut saja facebook, Instagram, dan Twitter, hampir bisa dipastikan kamu pasti
memiliki salah satu akun media sosial tersebut.
Namun ada yang
unik dari dampak kemajuan teknologi ini, dengan hadirnya dunia maya, kini
banyak orang yang memiliki dua sisi yang berbeda, yaitu antara ketika dia ada
di dunia maya, dan saat berada di dunia nyata.
Perbedaan wajah seseorang antara di dunia maya dan di dunia nyata
Mungkin
kamu juga sering menemukan foto seseorang dimana waktu ia unggah ke media
sosial terlihat sangat cantik, kulit mulus, dan bersih. Namun saat kita bertemu
langsung dengan orangnya, ternyata jauh dari apa yang kita lihat di media
sosial. Kasus seperti ini hampir sama dengan kasus yang pertama tadi. Semakin
banyaknya aplikasi edit foto agar lebih terlihat cantik atau tampan, kadang
menipu kita. Bahkan wajah yang biasa-biasa saja, bisa disulapnya menjadi sangat
menawan.
Perbedaan karakter seseorang antara di dunia maya dan di dunia nyata
Selanjutnya
perbedaan yang sering kita temui antara di dunia maya dan di dunia nyata, ialah
mengenai karakter seseorang. Kadang ada seseorang yang di dunia maya dia
terlihat cerewet, kritis, atau bahkan galak. Namun saat kita bertemu langsung
dengan orangnya, ternyata dia pendiam, tertutup, dan penakut.
Hal tersebut
terjadi karena mereka menganggap jika media sosial merupakan media aktualisasi
diri, dimana dia bebas menjadi karakter apapun.
Perbedaan gaya hidup seseorang di dunia maya dan di dunia nyata
Apakah kamu
pernah melihat seseorang selalu upload foto jalan-jalan, belanja, makan di
restoran mewah, namun pas kamu main ke rumahnya ternyata biasa-biasa saja? Hal
seperti ini banyak kita temukan di sekitar kita. Dimana seseorang tertlihat
glamour di dunia maya namun sebenarnya tidaklah demikian nyatanya.
Hal tersebut
dilakukan karena mereka biasanya ingin diakui kelasnya, dia terlihat agar lebih
berkelas dengan memposting hal-hal yang mewah dan glamour.
Inilah Sebabnya Kenapa Kamu Aktif di Media Sosial tapi Pendiam di Dunia Nyata
1. Merasa lebih leluasa berekspresi di sosial media.
Ada
beberapa orang yang memang lebih senang untuk meluapkan ekspresinya melalui
media sosialnya sendiri. Biasanya orang ini kurang percaya diri kalau meluapkan
langsung di dunia nyata. Misalnya, ada orang yang lebih senang menuliskan isi
hatinya di media sosial daripada curhat dengan teman/pacarnya.
2. Merasa jarang ada yang mengenali di sosial media.
Ada juga yang punya media sosial
tapi friendlist-nya orang asing semua
alias bukan teman yang udah dikenal, walau beberapa ada yang dikenal juga.
Biasanya orang yang seperti itu gak akan malu kalau mengupload foto atau
membuat tulisan di medsosnya, karena dia pikir yang ngeliat juga orang yang
bukan dikenal langsung kok, so, pede aja.
3. Ingin diakui
Maksudnya adalah ingin diakui juga
eksistensi dirinya. Orang seperti ini biasanya yang kurang dilirik, kurang
terkenal, kurang eksis di dunia nyata, tetapi ternyata dia punya karya-karya
yang bagus,dan terkenal di sosial media nya, ya walaupun ada juga yang biasanya
tidak memakai nama aslinya di sosial medianya, misal dengan nama samaran.
4. Kurang Pergaulan
Ini juga berpengaruh sih, orang
yang kuper alias kurang pergaulan itu biasanya ngerasa kesepian. Nah,cuma
sosmed lah yang bisa jadi tempat berbagi keluh kesah nya, ber chatting ria
dengan teman baru dunia maya yang lebih asyik dibanding dunia nyata.
Disinhibition Effect, Membuat Pengguna Media Sosial Memiliki Kepribadian Berbeda
Apakah teman-teman pernah
menemukan seseorang yang memiliki dua kepribadian yang berbeda saat dia berada
di dunia nyata dan dunia maya (media sosial)?
Misalnya, di media sosial kita
melihatnya sangat aktif, cerewet, terbuka, bahkan berani memberikan komentar
buruk tentang suatu hal. Namun, di dunia nyata, kita mengenalnya sebagai orang
yang pendiam, pemalu, dan tertutup.
Tidak hanya itu, ada juga yang
terlihat baik, ramah, dan sopan di media sosial serta sering mendapatkan pujian
dari orang lain. Namun, di dunia nyata dia memiliki karakter yang sangat
berbeda, yaitu kasar, sombong, dan lainnya.
Ternyata
fenomena seperti ini ada namanya, lo, disebut dengan disinhibition effect. Disinhibition effect ini merupakan ketidakmampuan seseorang dalam
mengendalikan perilaku, pikiran, dan perasaannya di dunia maya.
Kira-kira apa yang membuat mereka memiliki perbedaan karakter di dunia
nyata dan di dunia maya?
Ternyata hal ini bisa terjadi karena media sosial memberikan mereka
kesempatan untuk :
1. Menjadi Orang Lain
Dalam dunia maya atau media sosial, seseorang bisa menyembunyikan
kepribadian aslinya. Mereka sengaja menciptakan karakter atau sosok baru agar
tidak dikenali oleh orang-orang yang ditemuinya di dunia nyata. Tujuannya, agar mereka bisa berbuat, berkomentar, serta
merasa bebas tanpa takut diserang oleh teman-teman yang dia kenal.
2. Mudah Melarikan Diri
Mereka yang karakternya berbeda di media sosial, kebanyakan adalah
orang-orang yang mudah menghindar atau melarikan diri dari masalah yang
dialaminya. Misalnya saja, ketika
mereka bersosialisasi di dunia maya, fitur chat onffline atau online sangat
mudah diatur. Bahkan akun media sosial bisa kita non aktifkan dengan mudahnya
untuk menghindari permasalahan yang mungkin terjadi
Inilah
sebabnya kenapa beberapa orang di media sosial gampang sekali untuk berkomentar kasar atau menipu orang lain,
karena sewaktu-waktu bisa menghilang dan menghindar dari orang lain yang ada di
dunia maya.
3. Menunjukkan Keberadaan Diri
Dalam
dunia nyata, mungkin seseorang merasa tidak percaya diri dan sering dikucilkan.
Lalu saat mereka menemukan media sosial, mereka sangat senang. Media sosial
dianggap menjadi ruang atau tempat untuk menunjukkan keberadaan diri, agar
orang lain yang ada di dunia maya menganggap mereka ada dan merasa dihargai.
Biasanya mereka mengubah karakter dirinya menjadi seseorang yang baik,
keren, dan berbeda dari kenyataannya. Mereka pun bebas berekspresi di dunia
maya serta bisa mendapatkan pujian atau like sebanyak-banyaknya dari orang
lain. Akhirnya dunia maya membuat mereka percaya diri, sementara di
dunia nyata mereka tidak dianggap ada.
Perbedaan Dunia Maya dan Dunia Nyata
CYBER WORLD to CYBER COMMUNITY
Perkembangan Teknologi khususnya penggunaan dunia maya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Salah satu bentuk kemajuan internet adalah muncul apa yang disebut cyber world atau dunia maya. Dimana kita dapat mengakses kapanpun, dimanapun, hubungan secara langsung ataupun tidak langsung. Burhan Burgin (2009:296), teori komunikasi dunia maya atau yang sering di kenal teori cybercommunity merupakan teori paling akhir dalam pengembangan ilmu komunikasi atau sosiologi komunikasi.
Cyber world melahirkan berbagai macam
komponen yaitu salah satunya cyber
community. Cyber community
mendorong munculnya sebuah ruang kehidupan baru yang sangat prospektif bagi
aktivitas manusia nilai efisiensinya yang sangat tinggi. Tanpa kita sadari cyber community sering kita gunakan
dalam dunia maya pada saat menggunakan facebook. Pengguna facebook di Indonesia
tercatat menempati posisi ke tiga tertinggi di dunia. Kebanyakan orang
menggunakan facebook juga untuk berbagi informasi, mendukung dalam pemilu
contoh komunitas yang akan diangkat adalah komunitas pendukung Jokowi. Lainnya
adalah terdapat komunitas koin untuk Prita.
REAL WORLD to REAL COMMUNITY
Perlu kita ketahui bahwa internet
mengadopsi dunia sosial ini artinya bahwa ketika kita di dunia nyata setiap hal
yang kita lakukan pasti ada peraturan, contoh ketika teman kita menginap harus
lapor penjaga kos dan hingga ketua RT. Jikalau di dunia maya ketika kita ingin
membuat facebook harus sesuai peraturan dan tata cara yang harus dipatuhi.
Teknologi juga mengambil alih fungsi social manusia, sebelum adanya cyber world, ketika berinteraksi dan
bermusyawarah masyarakat dapat bertatap muka hingga berdebat, namun saat ini
dengan perkembangan teknologi, manusia tidap usah repot-repot lagi untuk bertatap muka. Cyber word membentuk cyber community untuk membentuk
komunitas mendukung Jokowi ataupun Prita. Ketika di dunia nyata perlu proses
yang panjang untuk mengumpulkan massa dalam mendukung aksi tersebut. Interaksi
pada saat di dunia nyata dapat nampak ketika bertaap muka, pada dunia maya
dapat menggunakan skype. Penggunaan bahasa dalam dunia nyata biasanya
menggunakan bahasa yang formal, namun ketika di dunia maya kita dapat
menggunakan bahasa informal.
Skema di atas menerangkan mengenai
hubungan cyber community dan real community dimana kedua komunitas
yang berbeda antara dunia maya dan dunia nyata. Skema di atas menunjukan bahwa
antara cyber world dan cyber community saling berpengaruh
artinya dunia nyata memiliki pengaruh terhadap dunia maya. Fenomena tersebut
mengandung arti bahwa apa yang terjadi di dunia maya, tidak dapat dilepaskan
begitu saja dengan kenyataan di dunia nyata. Hal ini semakin diperjelas dengan
kenyataan yang memperlihatkan bahwa yang berinteraksi di dunia maya adalah
benar-benar individu manusia. Namun berpegang pada prinsip bahwa kekuatan
sebuah rantai sangat ditentukan oleh mata rantai terlemah. Jelas terlihat bahwa
pada akhirnya faktor manusialah yang akan menentukan.
Referensi :
Setyawan,Aan” Perbedaan Dunia Maya
dan Dunia Nyata”. 15 Januari 2015. http://aansetyawan002.blogspot.co.id/
Aulawi,Amin.”perbedaan seseorang saat di dunia
nyata dan di dunia maya”.2018. https://www.inovasee.com/perbedaan-seseorang-saat-di-dunia-maya-dan-dunia-nyata-32583/
Aysha “Inilah Sebabnya Kenapa Kamu Aktif di Media Sosial tapi Pendiam di Dunia Nyata”. 10 Februari 2017. https://tech.idntimes.com/trend/aysha/inilah-sebabnya-kenapa-kamu-aktif-di-media-sosial-tapi-pendiam-di-dunia-nyata/full.
Bobo.id” Disinhibition effect, membuat pengguna media sosial memiliki kepribadian berbeda”. 20 Desember 2017. http://bobo.grid.id/index.php/Info-Bobo/Serba-Serbi/Disinhibition-Effect-Membuat-Pengguna-Media-Sosial-Memiliki-Kepribadian-Berbeda?
Aysha “Inilah Sebabnya Kenapa Kamu Aktif di Media Sosial tapi Pendiam di Dunia Nyata”. 10 Februari 2017. https://tech.idntimes.com/trend/aysha/inilah-sebabnya-kenapa-kamu-aktif-di-media-sosial-tapi-pendiam-di-dunia-nyata/full.
Bobo.id” Disinhibition effect, membuat pengguna media sosial memiliki kepribadian berbeda”. 20 Desember 2017. http://bobo.grid.id/index.php/Info-Bobo/Serba-Serbi/Disinhibition-Effect-Membuat-Pengguna-Media-Sosial-Memiliki-Kepribadian-Berbeda?






Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusaku kangen banget sama kamu jess, demi tuhan kamu selalu ada dipikiran ku, aku sayang banget sama kamu jess. aku tau aku bodoh banget masih berharap sama kamu yg udah punya orang lain, tapi aku bener2 gk bisa bohongin diri ku, aku selalu sayang sama kamu, maafin aku yang selalu mau kamu ada disamping aku.
BalasHapus